• Narsis Tidak Dilarang

    Para ahli memperkiraan bahwa hanya ada 5% orang yang memiliki NPD. Dikutip dari Psych Central, laki-laki memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami NPD dibanding perempuan...

  • Cerita Hileud Jepang

    Semuanya bermula dari 20 tahun yang lalu...

30 September 2010

Bukti Bahwa Melamun Pun Ada Manfaatnya

alamathuR.com - Saat ini, mungkin baru beberapa dari kita yang menyadari bahwa terkadang waktu melamun itu adalah waktu yang berkualitas. Dalam 'ritual' unik ini, pikiran kita akan dibiarkan terbebas mengembara kemana-mana tanpa batas. Mengenali peristiwa-peristiwa yang sudah ataupun belum pernah kita alami, atau membayangkan jalan-jalan yang pernah ataupun belum kita lewati. Ketika pikiran kita mengembara, seringkali secara tidak sadar kita menemukan jawaban-jawaban atas suatu permasalahan yang sedang kita hadapi, menemukan ide-ide baru, atau konsep-konsep spiritualitas.

Ada sebuah fenomena unik terkait dengan kebiasaan melamun ini yang saya dapat dari pengalaman beberapa teman saya. Beberapa orang diantara mereka sepakat mengatakan bahwa salah satu tempat dan waktu favorit untuk melamun adalah ketika kita berada ditoilet untuk *****. Dalam situasi tersebut tidak jarang mereka merasa bisa menemukan inspirasi ketika melamun. Mungkin Anda juga sependapat? hahaaa....

Hanya saja, dalam melakukan ritual melamun ini juga jangan sampai kebablasan. Kenalilah tempat dan situasinya dengan tepat. Kan tidak lucu juga jika Anda melamun ketika mengikuti meeting dengan rekan kerja di kantor. Bisa-bisa bukannya ide dan solusi yang didapat, tetapi Anda malah ditegur dan diusir keluar ruangan oleh atasan Anda.

27 September 2010

Jangan Ragu Menulis Konten Yang 'Tidak Menarik'

aLamathuR.com - Rekan blogger sekalian, jika selama ini Anda selalu beranggapan bahwa satu-satunya jalan untuk menjadikan blog Anda populer dimata pembaca adalah dengan cara selalu menulis konten (posting blog) yang sedang menjadi topik pembicaraan hangat, atau harus dengan gaya yang kontroversial, maka mulailah untuk mempertimbangkan yang akan saya sarankan dalam tulisan kali ini. Ini bukanlah suatu hal yang rumit dan bukan pula teknik SEO tingkat tinggi, sehingga saya yakin Anda pun bisa mencobanya. Perlu bukti? Teruskanlah membaca paragraf selanjutnya.


Gb.1 Klik untuk melihat ukuran sebenarnya
Gb.2 Klik untuk melihat ukuran sebenarnya

Coba Anda perhatikan gambar ilustrasi komposisi konten Top10 blog ini menurut data statistik blogger.com selama periode Mei-September 2010 (gambar 1) dan data statistik google analytics selama periode Oktober 2009-September 2010 (gambar 2). Topik apakah yang menempati peringkat pertama? ternyata itu bukanlah tulisan yang bertema seleb (karena saya bukan jurnalis infotainment), bukan bertema tutorial (karena saya bukan pula seorang blog-master), ataupun bukan topik unik bin aneh bin ajaib bin langka! Yup, itu hanyalah tulisan saya yang sederhana dan sangat 'tidak menarik', mengulas ciri-ciri negara terbelakang menurut apa yang saya kaji dan pahami.

Jika Anda bandingkan antara tampilan konten Top10 dalam gambar diatas dengan beberapa komentar yang menanggapi posting tersebut maka akan terlihat dua sisi yang unik untuk disimak. Secara peringkat, konten ini menempati peringkat ke-1 sebagai posting terpopuler di blog ini, tetapi disisi lain ada komentator (yang sengaja saya biarkan dan tidak dihapus) yang menanggapinya dengan 'nada menyindir'.. hhmmm.. cuman sayang sekali, yang bersangkutan tidak berani mencantumkan namanya (alias Anonymous).

Kenapa tulisan yang 'tidak menarik' ini bisa berada di peringkat pertama? Analisa sederhana saya memprediksi jika tingginya stabilnya traffic untuk tulisan ini mungkin disebabkan karena bahasannya bisa menjadi salah satu tambahan rujukan untuk siswa SMP/SMU atau mahasiswa yang sedang mencari data dan informasi untuk melengkapi tugas sekolah/kuliah mereka. Dalam data statistik harian versi blogger.com maupun versi google analytic pun ternyata untuk tulisan ini setiap harinya selalu saja ada user yang mampir ke posting ini karena direkomendasikan terutama oleh mesin pencari Google.

Anda sah-sah saja berpendapat jika konten seperti ini sangat tidak menarik! dan bahkan saya berani jamin jika saya meminta Anda untuk menulis hal-hal seperti ini, maka mungkin Anda akan berpikir 1000x untuk mau menulis atau mempostingnya dalam blog yang Anda miliki. Hahaaaa....

Secara pribadi saya sangat memahami jika rata-rata persepsi Anda (sebagai blogger) saat ini adalah kurang lebih masih sepert ini: "Menulislah tentang sesuatu hal yang benar-benar menarik (padahal itu mungkin hanya menurut Anda sendiri), up to date, yang masuk top trending, hot topic dsb." Saya tak sepenuhnya menyalahkan pandangan seperti ini, karena saya pun menyadari jika blog Anda, tentu isinya terserah Anda. Tetapi tak ada salahnya juga Anda untuk mencoba sesekali mengangkat tentang sesuatu tema yang 'lebih bermanfaat' meskipun terkadang itu terlihat (seakan menurut Anda) kurang menarik. Simak saja contoh lain tulisan saya yang 'tidak menarik' yang pernah saya rilis di blog ini:


Ingatlah bahwa pembaca blog Anda mungkin tidak semuanya sekedar mencari bacaan hiburan semata. Dan sangat memungkinkan juga kalau pembaca datang ke blog Anda adalah untuk mencari referensi (meskipun blog Anda bukan sebuah Ensiklopedia) dan bacaan-bacaan bermutu. Jika ternyata misalkan para pembaca ini 'terdampar' dan menemukan blog Anda karena direkomendasikan oleh search engine (seperti Google atau Yahoo) bukankah itu akan memberi pengaruh bagus untuk ranking blog Anda juga di mata mesin pencari?

Jadi mulai saat ini masihkah Anda ragu untuk mulai menulis konten yang 'tidak menarik'? saya akan buat ini sebagai tantangan menulis untuk Anda...

22 September 2010

Kerja Cerdas, Kerja Lugas dan Kerja Ikhlas

aLamathuR.com - Ide dari tulisan kali ini merupakan kelanjutan dari artikel Apakah tujuan itu perlu dituliskan? yang pernah saya posting di blog ini beberapa minggu lalu. Jika kita sudah mengenali apa yang menjadi tujuan-tujuan kita (baik tujuan jangka pendek maupun jangka panjang), maka langkah selanjutnya adalah menentukan strategi untuk mengawal setiap langkah kita dalam mencapai tujuan tersebut. Kenapa hal ini dianggap penting? tentu saja karena dibalik setiap pengorbanan waktu, tenaga dan sumber daya yang kita keluarkan itu pada hakikatnya adalah sebuah pembelajaran diri untuk menghormati sebuah proses, bukan hanya berorientasi kepada hasil semata.


Ingatlah bahwa keberhasilan itu hanya merupakan bonus atas proses kerja cerdas, kerja lugas dan kerja ikhlas yang telah kita lakukan. Lantas, seperti apakah penjabaran dari proses kerja cerdas, lugas dan ikhlas seperti yang saya maksudkan? Inilah sebagian diantaranya:


  1. Buatlah pengingat harian. Kesibukan harian yang menurut kita menyenangkan terkadang membuat kita terlalu enjoy dan melupakan agenda lainnya yang seharusnya kita kerjakan. Cobalah untuk menyusun pengingat sederhana dan segera rasakan manfaatnya!
  2. Bersahabatlah dengan waktu, karena waktu berjalan begitu cepat dan tak akan bisa perlambat atau hentikan. Bayangkan dengan waktu yang serba terbatas ini kita bisa menelurkan ide, membuat rencana, menyusun strategi untuk meraih menikmati hasil gemilang.
  3. Konsistensi adalah raja. Kombinasikan aspek ini dengan poin kedua diatas. Tetapi jangan lupa untuk sedikit menyisipkan selingan ditengah aktivitas sehari-hari, untuk menghindari kejenuhan yang mungkin datang secara tiba-tiba.
  4. Hormatilah kalender yang telah dibuat. Hal ini untuk memastikan agar hidup kita bisa lebih teratur dan terencana. Disiplinlah dari mulai hal-hal kecil seperti pengaturan jam tidur, jam makan dan jam bermain, sampai dengan hal-hal besar seperti rencana yang berkaitan dengan karir, dan kesiapan menghadapi masa pensiun.
  5. Bersikaplah agresif. Ungkaplah apa rencana-rencana kita. Dapatkan feedback dari orang lain atas setiap rencana kita. Bila diperlukan, keluarlah dari situasi nyaman kita saat ini dan ambillah resiko yang ada. Dengan tantangan yang akan dihadapi maka kita akan semakin terpacu untuk lebih percaya diri, lebih dewasa dan lebih produktif dalam memberikan solusi atas suatu permasalahan.

Sebagian alternatif, langkah-langkah lainnya sudah saya bahas dalam tulisan terdahulu yang berjudul Efektifkah Cara Kerja Kita Dalam mencapai Tujuan?.

Jika Anda merasa ada yang kurang sreg, atau kurang sepaham dengan apa yang saya jabarkan dalam tulisan diatas, dan berniat menambahkan, maka saya akan undang Anda berdiskusi dan memberikan tanggapan atas tulisan ini...

21 September 2010

Ujung-Ujungnya Blog

aLamathuR.com - Belajar kepada nasihat orang bijak yang mengatakan bahwa orang yang gagal sesungguhnya hanya terbagi menjadi dua kelompok. Pertama, mereka yang berpikir gagal namun tidak pernah melakukannya. Kedua, mereka yang benar-benar pernah mengalami sebuah kegagalan, tetapi tidak pernah memikirkannya. Jika saya membuat sebuah perbandingan diantara keduanya, maka saya yakin bahwa kelompok pertama jumlahnya akan lebih banyak dibanding dengan kelompok kedua. Anda sependapat dengan saya?

Berpikir gagal secara langsung berkaitan dengan sifat pesimis pada diri. Sifat pesimis ini akan menempatkan anda selalu berada dalam keragu-raguan dalam mengambil tindakan. Bahkan beberapa orang bijak mengatakan bahwa dengan keragu-raguan ini pula maka 50 persen dari kemungkinan tingkat keberhasilan usaha yang dilakukan sudah lenyap.

Untuk menjadi seorang pribadi yang tidak mudah untuk berpikir gagal hanya bisa dilakukan melalui solusi alternatif seperti ini: Kuasailah ilmunya untuk setiap tindakan yang kita ambil dalam mencapai suatu tujuan. Untuk bisa menguasai suatu ilmu, maka banyaklah membaca. Untuk bisa banyak membaca, maka belilah atau pinjamlah buku teman Anda. Jika Anda tidak memiliki cukup uang untuk membeli buku, atau tidak memliki cukup teman yang hobi mengkoleksi buku, maka jadikanlah membaca blog sebagai salah satu solusi... hahahaaaaa...

Dengan catatan:
*bacalah setiap posting blog dengan benar..
*ambil manfaat yang nyata dari setiap aktivitas blogging yang dilakukan..

17 September 2010

Semoga Hari Ini Cepat Berlalu

aLamathuR.com - Ada yang tidak beres dengan otak saya hari ini. Saya yakin itu. Beberapa agenda yang sudah direncanakan untuk bisa diselesaikan haripun belum juga ada yang sesuai target. Entahlah apa yang salah dengan hari ini. Apakah mungkin konsentrasi terlalu terfokus kepada libur akhir pekan besok? ah, tidak juga! atau, apa karena minggu ini suasananya masih terasa seperti liburan pasca lebaran? ditambah lagi dengan situasi kantor dimana beberapa rekan kerja masih cuti menikmati liburannya di kampung halaman masing-masing.

Semoga hari ini cepat berlalu, setidaknya jarum pendek jam tangan saya cepat bergerak ke arah angka 5.... dengan begitu, semua kertas dan alat-alat kerja ini bisa saya simpan untuk sementara sampai awal pekan depan...