• Narsis Tidak Dilarang

    Para ahli memperkiraan bahwa hanya ada 5% orang yang memiliki NPD. Dikutip dari Psych Central, laki-laki memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami NPD dibanding perempuan...

  • Cerita Hileud Jepang

    Semuanya bermula dari 20 tahun yang lalu...

  • My Bike My Pride

    Riding a motorcycle can be a great hobby for me. It can provide a sense of freedom and adventure, as well as an opportunity to enjoy the outdoors and explore new places...

09 June 2026

Hidup Bukan Tentang Diri Sendiri

aLamathuR.com - Hidup barangkali bukan sekadar tentang umur yang panjang atau langkah yang jauh. Ia lebih mirip perjalanan sunyi yang maknanya justru lahir ketika kita mau hadir bagi orang lain. Sebab manusia tidak diciptakan untuk tumbuh sendiri seperti pohon di tengah gurun. Kita hidup di antara banyak tangan yang saling menguatkan, banyak hati yang saling membutuhkan. Maka ukuran paling sederhana dari hidup yang bernilai adalah: seberapa besar keberadaan kita mampu membawa manfaat bagi sekitar.

Di tengah dunia yang makin sibuk mengejar pengakuan, sering kali manusia lupa bahwa kebaikan tidak selalu harus besar untuk menjadi berarti. Menyapa dengan tulus, membantu tanpa diminta, menjaga lingkungan, merawat kebersamaan, hingga peduli pada urusan kemanusiaan—semua itu adalah cara sederhana untuk membuat hidup terasa lebih hidup. Karena pada akhirnya, yang paling dikenang bukan siapa yang paling hebat bicara tentang dirinya, melainkan siapa yang diam-diam hadir saat orang lain membutuhkan pertolongan.

Egosentris hanya akan membuat manusia sibuk memandangi bayangannya sendiri. Ia tumbuh menjadi tembok yang menghalangi empati dan memiskinkan rasa peduli. Lebih buruk lagi ketika egosektoral mulai dipelihara; setiap orang merasa kelompoknya paling penting, paling benar, lalu lupa bahwa kemanusiaan jauh lebih besar daripada sekadar kepentingan golongan. Padahal hidup bukan arena untuk saling meninggikan sekat, melainkan ruang untuk saling menguatkan langkah. Hanguskan ego yang berlebihan. Singkirkan sekat yang membuat hati menjadi sempit.

Sebab pada akhirnya, hidup bukan tentang siapa yang paling banyak memiliki, melainkan siapa yang paling banyak memberi arti. Akan tiba waktunya nama hanya tinggal cerita, jabatan hanya tinggal kenangan, dan harta hanya tinggal angka yang terlupa. Namun kebaikan akan terus berjalan dari satu hati ke hati lain, bahkan ketika pemiliknya telah lama pergi. Maka selagi masih diberi waktu, sibukkanlah diri pada hal-hal yang membawa manfaat—untuk sesama, untuk masyarakat, dan untuk kemanusiaan.



04 June 2026

Penjemputan yang Tak Masuk Agenda

aLamathuR.com - Pagi berjalan biasa. Kopi masih hangat, obrolan warga masih soal kurs dollar. Namun bagi mantan Kepala BGN, hari itu menghadirkan agenda yang tampaknya tak pernah masuk kalender: penjemputan oleh kejaksaan terkait dugaan korupsi.

Hidup memang punya selera humor yang aneh. Dulu sibuk menyusun program dan target, kini sibuk menyusun kronologi dan penjelasan. Yang dulu berbicara soal anggaran, sekarang ditanya soal ke mana anggaran berjalan.

Warung kopi pun berubah jadi ruang diskusi dadakan. Semua punya pendapat, sedikit yang punya data. Kata "dugaan" beredar ke mana-mana, sementara berkas dan dokumen perlahan mengambil alih panggung.

Begitulah kekuasaan. Saat masih di atas, tepuk tangan terdengar nyaring. Saat turun, yang datang bisa saja bukan undangan kehormatan, melainkan panggilan untuk memberikan keterangan.

Pada akhirnya, publik kembali menyaksikan cerita lama dengan tokoh berbeda: tentang jabatan yang sementara, uang yang meninggalkan jejak, dan sebuah penjemputan yang datang lebih tepat waktu daripada banyak janji yang pernah diucapkan.