• Narsis Tidak Dilarang

    Para ahli memperkiraan bahwa hanya ada 5% orang yang memiliki NPD. Dikutip dari Psych Central, laki-laki memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami NPD dibanding perempuan...

  • Cerita Hileud Jepang

    Semuanya bermula dari 20 tahun yang lalu...

Showing posts with label Pencapaian Tujuan. Show all posts
Showing posts with label Pencapaian Tujuan. Show all posts

18 September 2025

Titik Temu: Eksistensi, Jati Diri, dan Makna Pencapaian

aLamathuR.com - Perjalanan hidup adalah sebuah panggung di mana setiap orang memainkan peran. Terkadang, kita begitu sibuk mengejar pencapaian duniawi, seolah-olah hidup ini adalah sebuah perlombaan tanpa garis akhir. Kita berlari mengejar karier yang gemilang, harta yang melimpah, dan pengakuan dari orang-orang di sekitar. Tanpa sadar, kita seringkali terperangkap dalam ilusi bahwa pencapaian-pencapaian ini akan mengisi kekosongan dalam diri kita. Namun, di balik semua hiruk pikuk itu, esensi dari perjalanan ini jauh lebih dalam. Kita sesungguhnya sedang berlayar mencari kompas hati—sebuah petunjuk untuk menemukan jati diri sejati kita, yang seringkali tenggelam di bawah tumpukan ambisi dan ekspektasi orang lain.

Pencapaian bukan hanya tentang meraih apa yang terlihat, melainkan tentang membangun fondasi diri yang kokoh. Ketika kita berjuang mencapai sebuah tujuan, kita sebenarnya sedang menempa karakter. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan batu loncatan yang mengajarkan kita ketangguhan. Setiap tantangan adalah cermin yang memantulkan siapa kita sebenarnya—seberapa besar kekuatan dan kelemahan kita. Dari proses inilah, kita mulai mengenal diri, menerima kekurangan, dan memupuk kelebihan. Dengan demikian, pencapaian-pencapaian itu bukan lagi sekadar medali yang dipamerkan, melainkan jejak-jejak langkah yang membentuk eksistensi kita.

Pencarian jati diri dan pencapaian tujuan pada akhirnya bermuara pada satu titik: kesiapan untuk kembali ke kehidupan abadi. Segala sesuatu yang kita kumpulkan di dunia—baik itu harta, jabatan, maupun pujian—hanyalah titipan sementara. Bekal yang sesungguhnya adalah kebaikan hati, ketulusan, dan pengalaman batin yang kita raih dari setiap perjuangan. Ketika kita memandang tujuan duniawi sebagai sarana untuk memperkaya jiwa, bukan sekadar memuaskan nafsu, kita akan menemukan makna yang lebih dalam. Harta bisa habis, jabatan bisa hilang, tetapi nilai-nilai luhur yang kita tanamkan dalam diri akan menjadi cahaya abadi yang menemani kita.

Dengan demikian, pencapaian tujuan sejati bukanlah tentang seberapa tinggi kita melompat, melainkan tentang seberapa dalam kita menyelam ke dalam diri. Ini adalah proses menyingkap tabir misteri kehidupan, di mana setiap langkah yang kita ambil adalah bagian dari mozaik besar yang kita ciptakan untuk diri sendiri. Jati diri yang kita temukan dan tujuan yang kita raih adalah bekal terbaik—satu-satunya bagasi yang bisa kita bawa—untuk melanjutkan perjalanan abadi. Oleh karena itu, mari kita jalani hidup ini dengan kesadaran penuh, menjadikan setiap pencapaian sebagai jembatan menuju pemahaman diri dan bekal untuk perjalanan pulang yang sesungguhnya.



16 March 2021

Ketekunan : Keinginan & Kemauan

aLamathuRs.com - Saat menetapkan dan mencapai tujuan, ketekunan adalah salah satu elemen terpenting dalam mencapai tujuan tersebut. Dasar di balik ketekunan adalah kemauan dan keinginan. Ketika kedua elemen ini digabungkan dengan cara yang tepat, bersiaplah untuk kagum dengan apa yang akan mulai dicapai. 
 
Dengan kekuatan ketekunan, akan mampu mengatasi semua rintangan yang akan datang saat berada di jalan untuk mencapai tujuan. Kekuatan ketekunan bisa menjadi pembeda saat bersungguh-sungguh untuk mencapai tujuan atau justru menyerah saat kegagalan pertama datang. 
 
Kegigihan ditentukan oleh keinginan. Keinginan adalah titik awal untuk semua yang ingin dicapai. Ingatlah, jika tidak memiliki keinginan yang kuat, maka tidak akan memiliki ketekunan yang diperlukan untuk mencapai tujuan.
 
Tujuan pasti,
Keinginan yang kuat,
Percaya diri,
Rencana yang pasti,
Pengetahuan yang akurat,
Kerjasama dengan orang lain,
Kekuatan kemauan,
Pembiasaan. 

Ketika semuanya dijalankan selaras, yakinlah bahwa tujuan telah siap dicapai! tak lupa dengan diiringi do'a tentunya.....

27 October 2009

Efektifkah Cara Kerja Kita Dalam Mencapai Tujuan ?

Maksimalkan penggunaan waktu sejak saat ini juga.

Membuat semacam time-schedule pribadi secara tertulis akan sangat membantu dalam mengatur kegiatan sehari-hari secara efektif. Tidak ada salahnya untuk menyelipkan kegiatan selingan yang sifatnya merefresh kinerja otak kita supaya tidak overload yang pada akhirnya bisa menyebabkan stress karena tekanan pekerjaan.

Kerahkan segala sumber daya yang kita miliki untuk mencapai tujuan utama.
Sumber daya yang dimaksud bisa berupa : kompetensi/ penguasaan dalam suatu bidang kajian ilmu, relasi interpersonal yang luas serta dukungan dari orang-orang terdekat dan lingkungan sekitar.

Segeralah untuk mengerjakan tugas paling penting sekarang juga.
Adanya penentuan skala prioritas dalam mengerjakan tugas akan sangat membantu dalam menyusun rencana kerja yang lebih tertata sehingga menghasilkan output yang optimal.

Nikmati setiap momen yang sedang kita kerjakan.
Anggaplah bahwa setiap yang kita kerjakan itu tidak sekedar sebagai kewajiban kita, tetapi adalah merupakan memang kebutuhan kita. Dengan begitu mood yang mengiringi setiap pekerjaan kita akan senantiasa terjaga, sekalipun dalam kondisi ditempat kerja yang penuh dengan tekanan dan deadline.

Efektif dan efisienkanlah penggunaan waktu mulai saat ini juga.
Jangan pernah membuang-buang waktu untuk hal-hal yang dapat memperlambat pencapaian suatu tujuan dari apa yang kita kerjakan.

Berorientasilah pada proses, bukan pada hasil. karena hasil itu adalah hanya sebuah BONUS! (walaupun saat ini masih ada saja orang yang berpandangan : "yang penting hasilnya boss!!!").

15 August 2009

Strategi Mendapatkan Pekerjaan yang Diinginkan

aLamathuRs.com
- Kali ini mari kita berbagi beberapa tips dari orang-orang yang sudah sukses dalam mendapatkan pekerjaan yang diinginkan atau bahkan yang diimpikannya, terutama yang berangkat dari background seorang karyawan (bukan enterpreneur, red). Beberapa tipsnya yang boleh dicoba (boleh juga tidak :)) :


  1. Yakinlah dengan diri kita sendiri, karena inilah yang akan menjadi starting point untuk menentukan apakah kita berani untuk bergerak maju atau tidak.
  2. Identifikasi keunggulan dan kompetensi yang kita miliki, dan jangan pernah ragu untuk menciptakan ide-ide kreatif dan brilian.
  3. Tentukan pekerjaan yang benar-benar kita inginkan. Hindari prinsip asal mendapatkan pekerjaan jika tidak ingin dikatakan sebagai "pengangguran terselubung".
  4. Berikan alasan kenapa kita harus direkrut. Percaya dirilah dengan konsep atau ide yang akan kita tawarkan kepada perusahaan yang akan merekrut kita.
  5. Buatlah Surat Lamaran dan CV yang informatif dan disajikan semenarik mungkin. Jika diperlukan, buatlah semacam CV Online, sehingga perusahaan pencari karyawan dapat dengan mudah menemukan sesuai dengan kualifikasi yang mereka butuhkan.
  6. Bangunlah relasi dan perkenalkan diri kita. Dizaman  sekarang rasanya hal ini tidak sulit mengingat media komunikasi sudah sangat beragam, dari mulai Ponsel sampai Internet yang semuanya akan mempermudah kita membangun relasi.
  7. Gunakan sumber sumber daya yang ada untuk memaksimalkan setiap potensi yang kita miliki, selama cara yang akan digunakan itu memang diperbolehkan.
  8. Persiapkan diri kita untuk setiap kesempatan yang akan muncul sewaktu-waktu dan tidak terduga sekalipun.
  9. Menangkan strategi dalam Interview kerja. Meskipun kebanyakan orang berpendapat bahwa Interview itu bersifat subjektif, tapi tidak ada salahnya untuk mempelajari teknik-teknik dalam menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan dalam Interview kerja. Sumber literaturnya bisa didapat dari buku-buku, internet dan lain-lain.
  10. Follow up dan bernegosiasilah setelah peluang kerja 90% ada dihadapan mata. Jangan pernah ragu untuk menetapkan standar nilai jual yang layak untuk diri kita, selama kompetensi yang kita miliki sesuai dengan apa yang dibutuhkan perusahaan yang akan mempekerjakan kita...

Akhir kata, untuk para pencari kerja : selamat mencoba beberapa tips diatas. Sedangkan untuk yang sekarang sudah memperoleh pekerjaan tapi belum sesuai dengan yang diinginkan, selamat berjuang untuk mendapatkan yang lebih baik lagi....