• Narsis Tidak Dilarang

    Para ahli memperkiraan bahwa hanya ada 5% orang yang memiliki NPD. Dikutip dari Psych Central, laki-laki memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami NPD dibanding perempuan...

  • Cerita Hileud Jepang

    Semuanya bermula dari 20 tahun yang lalu...

05 September 2009

Teknik Terburuk Dalam Membawakan Presentasi...

aLamathuR.com - Pernahkah anda melakukan presentasi di depan relasi atau rekan bisnis? Coba perhatikan reaksi audiens, apakah mereka merasa tertarik atau malah malas dengan materi yang anda sampaikan? Jika audiens anda sangat antusias dan tertarik dengan apa yang anda sampaikan, maka Anda termasuk seorang presenter yang baik. Tetapi jika audiens anda merasa malas bahkan sama sekali kurang tertarik dengan presentasi anda, cobalah analisa beberapa kesalahan berikut yang mungkin anda lakukan :

  • Menggunakan nada suara yang monoton.
  • Selalu terpaku untuk membaca materi ketika membawakan presentasi.
  • Pembawaan materi terkesan membosankan dan tidak menarik.
  • Terlalu sering mengucapkan kata-kata "uh", "um", "katanya", "anda tahu sendiri" dll.
  • Kekurangsiapan termasuk materi pembicaraan yang tidak teratur, acak dan bahkan melenceng.
  • Kebiasaan-kebiasaan gugup, seperti gelisah, menggerak-gerakkan anggota tubuh tertentu serta menampilkan bahasa tubuh yang bisa mengganggu atau bahkan mungkin menjengkelkan.
  • Berbicara terlalu panjang lebar atau bahkan terkadang melebihi batas waktu yang diberikan kepadanya.
  • Terlalu sering mengulang-ulang kalimat/ istilah yang sama.
  • Tidak membuat kontak mata dengan audiens.
  • Tidak berusaha untuk memancing perhatian audiensnya.
Jika hal-hal diatas berhasil anda atasi maka anda siap untuk membawakan sebuat presentasi yang menarik untuk audiens anda... Selamat !!!

03 September 2009

Kenapa Ada Cinta Yang Bertahan Sangat Lama?

Kenapa ada cinta yang bertahan sangat lama, untuk selamanya? Bagaimana seseorang bisa begitu setia pada cinta, sehingga mereka menutup hati mereka untuk satu orang saja, walaupun itu artinya harus menderita. Apa benar ada cinta yang bisa bertahan hingga mati? Apa benar ada cinta yang tanpa akhir? Cinta yang tak berkesudahan?

Semua orang tidak ada yang sempurna. Tapi saat seseorang jatuh cinta maka mereka akan melihat pasangannya sebagai yang tersempurna, tak peduli pada suara-suara dibelakang mereka. Manusia tidak pernah sempurna tapi cinta adalah sempurna, kasih adalah sempurna.
 

Karena itu perlukah ada kalimat salah jatuh cinta?

22 August 2009

This World Which Is Made of Our Love for Emptiness

Praise to the emptiness that blanks out existence.
Existence:
This place made from our love for that emptiness!
Yet somehow comes emptiness,
this existence goes.
Praise to that happening, over and over!
For years I pulled my own existence out of emptiness.
Then one swoop, one swing of the arm,
that work is over.
Free of who I was, free of presence, free of dangerous fear, hope,
free of mountainous wanting.
The here-and-now mountain is a tiny piece of a piece of straw
blown off into emptiness.
These words I'm saying so much begin to lose meaning:
Existence, emptiness, mountain, straw:
Words and what they try to say swept
out the window, down the slant of the roof

17 August 2009

Sejarah Nasional Hak Azasi Manusia

aLamathuR.com - Deklarasi HAM yang dicetuskan di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 10 Desember 1948, tidak berlebihan jika dikatakan sebagai puncak peradaban umat manusia setelah dunia mengalami malapetaka akibat kekejaman dan keaiban yang dilakukan negara-negara Fasis dan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

Deklarasi HAM sedunia itu mengandung makana ganda, baik ke luar (antar negara-negara) maupun ke dalam (antar negara-bangsa), berlaku bagi semua bangsa dan pemerintahan di negara-negaranya masing-masing. Makna ke luar adalah berupa komitmen untuk saling menghormati dan menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan antar negara-bangsa, agar terhindar dan tidak terjerumus lagi dalam malapetaka peperangan yang dapat menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan. Sedangkan makna ke dalam, mengandung pengertian bahwa Deklarasi HAM seduania itu harus senantiasa menjadi kriteria objektif oleh rakyat dari masing-masing negara dalam menilai setiap kebijakan yang dikelauarkan oleh pemerintahnya.

Bagi negara-negara anggota PBB, Deklarasi itu sifatnya mengikat. Dengan demikian setiap pelanggaran atau penyimpangan dari Deklarasi HAM sedunia si suatu negara anggota PBB bukan semata-mata menjadi masalah intern rakyat dari negara yang bersangkutan, melainkan juga merupakan masalah bagi rakyat dan pemerintahan negara-negara anggota PBB lainnya. Mereka absah mempersoalkan dan mengadukan pemerintah pelanggar HAM di suatu negara ke Komisi Tinggi HAM PBB atau melalui lembaga-lembaga HAM internasional lainnya unuk mengutuk bahkan menjatuhkan sanksi internasional terhadap pemerintah yang bersangkutan.

Adapun hakikat universalitas HAM yang sesungguhnya, bahwa ke-30 pasal yang termaktub dalam Deklarasi HAM sedunia itu adalah standar nilai kemanusiaan yang berlaku bagi siapapun, dari kelas sosial dan latar belakang primordial apa pun serta bertempat tinggal di mana pun di muka bumi ini. Semua manusia adalah sama. Semua kandungan nilai-nilainya berlaku untuk semua.

Di Indonesia HAM sebenarnya telah lama ada. Sebagai contoh, HAM di Sulawesi Selatan telah dikenal sejak lama, kemudian ditulis dalam buku-buku adat (Lontarak). Antara lain dinyatakan dalam buku Lontarak (Tomatindo di Lagana) bahwa apabila raja berselisih faham dengan Dewan Adat, maka Raja harus mengalah. Tetapi apabila para Dewam Adat sendiri berselisih, maka rakyatlah yang memustuskan. Jadi asas-asas HAM yang telah disorot sekarang, semuanya sudah diterpkan oleh Raja-Raja dahulu, namun hal ini kurang diperhatikan karena sebagian ahli hukum Indonesia sendiri agaknya lebih suka mempelajari teori hukum Barat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa HAM sudah lama lahir di Indonesia, namun dalam perkembangannya tidak menonjol karena kurang dipublikasikan.

Human Rights selalu terkait dengan hak individu dan hak masyarakat. Ada yang bertanya mengapa tidak disebut hak dan kewajban asasi. Juga ada yang bertanya mengapa bukan Social Rights. Bukankan Social Rights mengutamakan masyarakat yang menjadi tujuan? Sesungguhnya dalam Human Rights sudah implisit adanya kewajiban yang harus memperhatikan kepentingan masyarakat. Demikian juga tidak mungkin kita mengatakan ada hak kalau tanpa kewajiban. Orang yang dihormati haknya berkewajiban pula menghormati hak orang lain. Jadi saling hormat-menghormati terhadap masing-masing hak orang. Jadi jelaslah kalau ada hak berarti ada kewajiban. Contoh : seseorang yang berhak menuntut perbaikan upah, haruslah terlebih dahulu memenuhi kewajibannya meningkatkan hasil kerjanya. Dengan demikian tidak perlu dipergunakan istilah Social Rights karena kalau kita menghormati hak-hak perseorangan (anggota masyarakat), kiranya sudah termasuk pengertian bahwa dalam memanfaatkan haknya tersebut tidak boleh mengganggu kepentingan masyarakat. Yang perlu dijaga ialah keseimbangan antara hak dan kewajiban serta antara kepentingan perseorangan dengan kepentingan umum (kepentingan masyarakat). Selain itu, perlu dijaga juga keseimbangan antara kebebasan dan tanggungjawab. Artinya, seseorang memiliki kebebasan bertindak semaunya, tetapi tidak memperkosa hak-hak orang lain.

Ada yang mengatakan bahwa pelaksanaan HAM di Indonesia harus sesuai dengan latar belakang budaya Indonesia. Artinya, Universal Declaration of Human Rights kita akui, hanya saja dalam implementasinya mungkin tidak sama dengan di negara-negara lain khususnya negara Barat yang latar belakang sejarah dan budayanya berbeda dengan kita. Memang benar bahwa negara-negara di dunia (tidak terkecualai Indonesia) memiliki kondisi-kondisi khusus di bidang politik, sosial, ekonomi, budaya dan lain sebagainya, yang bagaimanapun, tentu saja berpengaruh dalam pelaksanaan HAM. Tetapi, tidak berarti dengan adanya kondisi yang bersifat khusus tersebut, maka prinsip-prinsip mendasar HAM yang universal itu dapat dikaburkan apalagi diingkari. Sebab, universalitas HAM tidak identik dengan "penyeragaman". Sama dalam prinsip-prinsip mendasar, tetapi tidak mesti seragam dalam pelaksanaan. Disamping itu, apa yang disebut dengan kondisi bukanlah sesuatu yang bersifat statis. Artinya, suatu kondisi tertentu tidak dapat dipergunakan sebagai patokan mutlak. Kondisi itu memiliki sifat yang berubah-ubah, dapat dipengaruhi dan diciptakan dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, masalahnya adalah kembali kepada siapa yang mengkondisikan dan mengapa diciptakan kondisi seperti itu ?

Menghentikan Kecemasan dan Mulai Hidup Baru

aLamathuR.com - Dale Carnegie, penulis buku best seller How to Stop Worrying and Start Living memberikan beberapa tips untuk menghentikan kecemasan dan memulai hidup baru dalam rangka mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Berikut beberapa tips  diantaranya :

  • Jangan meniru orang lain
  • Biasakanlah dengan kebiasaan bekerja yang baik : (a) Bersihkan meja tulis anda dari semua kertas atau surat yang tidak ada hubungannya dengan yang akan anda selesaikan hari itu. (b) Kerjakan segala hal sesuai dengan urutan kepentingannya. Yang paling penting terlebih dahulu. (c) Jika anda menghadapi suatu persoalan, segeralah diselesaikan dan segera buatlah keputusan yang diperlukan. (d) Belajarlah untuk mengorganisir, mewakilkan dan mengawasi.
  • Belajarlah untuk santai dalam pekerjaan anda.
  • Bersemangatlah dalam mengerjakan pekerjaan anda.
  • Hitunglah berkat yang anda terima - jangan menghitung kesulitan anda.
  • Ingatlah bahwa celaan yang tidak tulus seringkali merupakan pujian yang menyamar.
  • Lakukan yang paling baik yang bisa anda lakukan.
(reference : dale carnegie : how to enjoy your life and your job. 1986)